Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2012

Percayalah

Saat aku berkata kau tak terganti, Jangan percaya kata itu. Saat aku berjanji kau ku cinta sampai mati, Tertawakan janji itu, campaklah. Tapi, saat aku tak mampu berkata saat didekatmu Mati saat dihadapanmu Saat itulah aku ingin sampaikan perasaan ku yang dalam padamu Tulus... Percayalah...

Sekali Saja

Penuhi sekali ini saja, Coba keluar dan pandangi bintang Padanya ku titipkan rindu Beri aku senyum mu esok.

Sabar Tidak Ada Batas

Kesabaran tidak ada batasnya. Seseorang yang mengaku sabar, kemudian terpecik amarah. Maka dia telah gagal menjadi orang sabar. Karena apa? Karena sabar tidak ada batasnya

Ombak

Ketika air pasang, kaki mu mungkin terendam sampai lutut. Tapi ketika surut, kau harus turun jauh untuk menyambut ombak Begitulah alam mengajarkan bagaimana semua mempunyai fasenya sendiri, bahwa semua berubah. Dan aku harus menyesuaikan diri dengan perubahan tersebut. Di waktu tertentu, aku terbahak-bahak menertawakan seseorang. Dan di waktu lain aku bersusah payah menahan harga diri ditertawakan orang banyak Hidup selalu adil Fasenya akan terus berputar Begitulah seterusnya

Bagilah Pedihmu (Kalau Kau Mau)

Aku benci... Dengan tangisanmu dibawah malam. Dengan air mata yang tumpah. Basahi kertas tentang kalian. Aku benci... Dengan isak kerisauanmu. Dia hilang. Dan pecahkan hati kecilmu. Tak tahan, tapi kau berkeras bertahan. Aku tak habis pikir. Kau terus menangis. Nyata nyata cinta telah terkikis. Jungkir balik aku disini. Mencoba merangkul. Hatiku malah kau pukul. Coba seka air mata. Kau tak pernah berkata iya. Dia terlelap. Aku terjaga. Aku... Akulah yang mengerti. Kalau kau mau peduli. Bagilah pedih itu kalau kau mau...

Doa

Wahai Dzat yang merubah keadaan, rubahlah keadaan saya sekarang.(sebutkan satu permintaan,cukup satu, kalo diqobul baru minta yg lain) Dibaca setelah salat dhuha, 8rakaat 2kali salam. Insyallah mujarab Aamiin

Entahlah

Gak mampu menatap matanya. Gak sanngup mendengar suaranya. Bukan benci atau kecewa. Tapi hati ini masih memiliki rasa.

Hujan Datang

bau hujan basah berlarian berputar tertawa  hujan iya hujan datang tersenyum mawar