Sydrom Putri Malu
“Kau bilang mungkin ini yang disebut dengan sydrom putri malu. Memang harus menguncup ketika disentuh? Pertahanan diri katamu?” “Ahhhh alibi macam itu? Pertahanan diri atau memang takut? Yaps,anggap saja kau mempertahankan diri dari rasa takutmu. Aku mengerti.” “Tapi ingat kau dalam posisi tawar, kenapa malah memilih diam? Apa hasil yang kau harapkan dengan diammu itu?” “Kau berharap aku akan bicara lebih dulu? Yang dalam posisi tawar itu kau, kau yang harus memulai. Aku hanya akan menjawab apa yang kau tawarkan. Sesimple itu, aku yakin kau mengerti. Atau memang otakmu terlalu bebal untuk mengerti?” “Ingat satu lagi, time is running out. Kau harus bersaing cepat dengan waktu. Sudah berapa ratus kali jarum jam itu berputar? Dan apa yang kau lakukan sampai saat ini selain diam?” “Iya, kau hanya bisa diam, sembunyi dibalik rasa takutmu. Tidak ada yang tidak beresiko di hidup ini. Kau pikir oksigen yang kau hirup untuk hidup benar -benar bersih? Ada polusi disana sini. Dan ...