Postingan

Percakapan kita terhenti di suatu pagi

Ini bukan drama kata mu. Ya, ini adalah lelucon kata ku. Lelucon tersatir yang pernah aku dengar. Percakapan kita terhenti disuatu  pagi. Bersama tawa mu yang memecah hari. Biar a ku pergi.

Karena hidup adalah merayakan

Terkadang hidup gak sesuai dengan apa yang kita inginkan. Terkadang sesuatu yang tampak sempurna diawal belum tentu berakhir membahagiakan, bisa jadi malah berakhir dengan kecewa. Rasanya gak adil jika kita hanya merayakan sesuatu yang sesuai dengan keinginan kita. Padahal hidup tidak demikian. Ada hal-hal yang membuat kita kecewa. Rayakanlah, rayakan kekecewaan itu. Rayakanlah. Menangislah untuk merayakannya. Jika itu mampu membuatmu tenang. Kemudian hentikan tangismu. Rayakanlah dengan senyuman. Seorang sufi bernama Candra Malik pernah berkata "ridho melepas, ikhlas menerima" jadi apapun yang terlepas atau apapun yang kau terima rayakanlah, karena hidup adalah merayakan.

Bukan harus seperti ini

13 purnama yang lalu kau datang. Aku coba acuhkan. Tapi kau terus datang dan buat ku terlena. Seseorang datang inginkan sebuah rahasia. Pertanyakan rasa ku atas mu. Ya, dia sahabat karibmu. Bagai pendosa aku berjalan mencoba mengiringi langkah mu. Dalam tiap malam sepi dimana kau ingin tumpahkan isi hati. Kenapa sekarang begini??? Kau bilang risih atas tanya ku padamu Kenapa begini?? Bukannya kau yang dulu datang dan menghampiri? Kenapa begini?? Kau yang suruh aku beranikan diri pada satu malam yang sunyi. Bercanda, ungkap mu polos tanpa dosa. Wajarkah bila aku kecewa?? Kau.. kalau begitu cara main mu. Aku pasti sudahi dari dulu. Ah, tapi siapa sangka kau tega bermain atas rasa penasaranku. Kau??? Yang aku sesalkan hanya diriku. Haruskah kita seperti ini? Apa yang tersembunyi??

Bio Seorang Sahabat

Tiba tiba keinget bio seorang teman di twitter, ”hanya ingin banyak yang menangisi ketika mati” , begitu tulisnya. Sekilas seperti bio-bio lainnya, tak ada yang berbeda. Tapi ada yang membuat saya bertanya pada diri sendiri. Kira-kira ketika nanti saya mati berapa banyak orang yang menangisi kepulangan saya? Apakah akan sebanyak orang yang menangisi wafatnya habib munzir dan ustad uje al buqhori, yang pengantarnya sampai ribuan orang. Atau malah ketika jenazah saya hendak dikebumikan gak ada sama sekali yang mengantarnya. Atau jangan-jangan para pengantar itu rela membopong keranda karena imbalan uang? Ada aksi ada reaksi, begitu kira-kira bunyi hukum newton kedua. Banyaknya pengantar habib munzr dan ustad uje pasti gak lepas dari apa yang mereka lakukan  selama hidup. Pasti banyak orang yang merasakan kebaikan mereka selama hidup, sehingga ketika mereka meninggal, orang orang itu merasa kehilangan. Balik lagi ke persoalan ketika saya mati berapa banyak yang akan menangisi k...

Sydrom Putri Malu

“Kau bilang mungkin ini yang disebut dengan sydrom putri malu. Memang harus menguncup ketika disentuh? Pertahanan diri katamu?” “Ahhhh alibi macam itu? Pertahanan diri atau memang takut? Yaps,anggap saja kau mempertahankan diri dari rasa takutmu. Aku mengerti.” “Tapi ingat kau dalam posisi tawar, kenapa malah memilih diam? Apa hasil yang kau harapkan dengan diammu itu?” “Kau berharap aku akan bicara lebih dulu? Yang dalam posisi tawar itu kau, kau yang harus memulai. Aku hanya akan menjawab apa yang kau tawarkan. Sesimple itu, aku yakin kau mengerti. Atau memang otakmu terlalu bebal untuk mengerti?” “Ingat satu lagi, time is running out. Kau harus bersaing cepat dengan waktu. Sudah berapa ratus kali jarum jam itu berputar? Dan apa yang kau lakukan sampai saat ini selain diam?” “Iya, kau hanya bisa diam, sembunyi dibalik rasa takutmu. Tidak ada yang tidak beresiko di hidup ini. Kau pikir oksigen yang kau hirup untuk hidup benar -benar bersih? Ada polusi disana sini. Dan ...

Seseorang Tolong Katakan

Katakan kepada embun, terimakasih untuk sejuk perjumpaan disetiap pagi. Katakan kepada senja, terimakasih atas hangat jingganya. Katakan kepada hujan, terimakasih untuk bau tanah basah yang dia berikan di tiap tetesnya. Dingin. Katakan kepada angin, terimakasih untuk sapaan lembutnya. Sahabat Katakan kepada sahabat, terimakasih atas kehadirannya dalam kisah ini. cipta bahagia